Keterbatasan Fasilitas Musik Dan Dampaknya Terhadap Minat Serta Partisipasi Siswa Dalam Pembelajaran Ansambel Musik Di SMAN 2 Bajawa

Authors

  • Yohana Meo STKIP Citra Bakti
  • Vinsensia Flora Karmel STKIP Citra Bakti
  • Yohanes Kore STKIP Citra Bakti
  • Hermania Bupu STKIP Citra Bakti

DOI:

https://doi.org/10.31004/jrppm.v1i4.117

Keywords:

Fasilitas Musik, Partisipasi siswa, Ansambel Musik

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak keterbatasan fasilitas musik terhadap minat dan partisipasi siswa dalam aktivitas musik ansambel di SMAN 2 Bajawa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbatasan jumlah instrumen musik, kondisi alat yang tidak optimal, dan tidak tersedianya ruang latihan khusus berdampak pada menurunnya minat dan partisipasi siswa. Siswa cenderung bersikap pasif, mengalami ketimpangan peran dalam kelompok, serta motivasi berprestasi berkurang. Guru berperan penting dalam meminimalkan dampak dengan strategi rotasi alat, penggunaan alat alternatif, dan motivasi siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya fasilitas musik yang memadai untuk meningkatkan minat dan partisipasi siswa dalam kegiatan ansambel.

References

Abril, C. R., & Gault, B. M. (2013). The state of music in the elementary school: The relationship between music facilities, teacher support, and student participation. Journal of Research in Music Education, 61(3), 217–232. https://doi.org/10.1177/0022429413493305

Aristoteles. (2000). Politics (B. Jowett, Trans.). Dover Publications. (Catatan: Aristoteles menulis tentang musik dan pendidikan dalam konteks filsafat dan etika; sumber terjemahan modern dapat berbeda)

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.

Campbell, P. S. (2004). Teaching music globally. Oxford University Press.

Costa-Giomi, E. (2004). Effects of three years of piano instruction on children's academic achievement, school performance and self-esteem. Psychology of Music, 32(2), 139–152. https://doi.org/10.1177/0305735604042236

Djamarah, S. B. (2011). Psikologi belajar. Rineka Cipta.

Gardner, H. (1983). Frames of mind: The theory of multiple intelligences. Basic Books.

Hallam, S. (2010). The power of music: Its impact on the intellectual, social and personal development of children and young people. International Journal of Music Education, 28(3), 269–289. https://doi.org/10.1177/0255761410370658

Jorgensen, E. R. (2008). The art of teaching music. Indiana University Press.

Ki Hajar Dewantara. (1984). Pendidikan dan pengajaran di Indonesia. Taman Siswa Press.

Koentjaraningrat. (1990). Pengantar ilmu antropologi. Rineka Cipta.

Mulyasa, E. (2013). Menjadi guru profesional: Implementasi Kurikulum 2013. Remaja Rosdakarya.

Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Rineka Cipta.

Swanwick, K. (1999). Teaching music musically. Routledge.

Uno, H. B. (2012). Motivasi belajar. Bumi Aksara.

Downloads

Published

2026-01-21

How to Cite

Meo, Y., Karmel, V. F., Kore, Y., & Bupu, H. (2026). Keterbatasan Fasilitas Musik Dan Dampaknya Terhadap Minat Serta Partisipasi Siswa Dalam Pembelajaran Ansambel Musik Di SMAN 2 Bajawa. Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 10–14. https://doi.org/10.31004/jrppm.v1i4.117

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.