PENGEMBANGAN MATERI AJAR PJOK AKTIVITAS RITMIK M2-GT BERBASIS BUDAYA NGADA (TARIAN JA'I) UNTUK SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 BAJAWA
DOI:
https://doi.org/10.31004/jrppm.v1i4.169Keywords:
materi ajar, aktivitas ritmik, M2-GT, budaya ngada, tarian ja'i, PJOKAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan materi ajar PJOK aktivitas ritmik M2-GT berbasis budaya Ngada, khususnya Tarian Ja’i, untuk siswa kelas XI SMA Negeri 2 Bajawa. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development R&D model Borg & Gall yang disederhanakan menjadi tahap analisis kebutuhan, perancangan, validasi ahli, uji coba terbatas, dan evaluasi efektivitas. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli materi, ahli budaya, angket kepraktisan siswa, serta tes kemampuan ritmik pretest–posttest . Hasil validasi ahli materi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 91,7% dengan kategori “Sangat Layak”, sedangkan ahli budaya memberikan penilaian 87,5% dengan kategori “Layak”. Uji kepraktisan memperoleh skor 93,5%, menunjukkan bahwa materi ajar mudah dipahami dan digunakan siswa. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan kemampuan ritmik dari nilai rerata pretest 63,2 menjadi 86,5 pada posttest, dengan nilai N-gain sebesar 0,63 kategori sedang–tingg . Hasil penelitian menegaskan bahwa materi ajar aktivitas ritmik berbasis Tarian Ja’i tidak hanya efektif meningkatkan keterampilan motorik ritmik siswa, tetapi juga berperan dalam memperkuat identitas budaya lokal. Dengan demikian, produk pengembangan ini layak diterapkan sebagai bahan ajar alternatif dalam pembelajaran PJOK untuk mendukung pelestarian budaya Ngada melalui jalur pendidikan formal.
Penelitian ini juga mencakup upaya untuk membuat panduan bagi guru dalam penerapan materi ajar PJOK berbasis budaya Ngada ini. Panduan tersebut dirancang agar guru dapat memahami dengan jelas bagaimana cara mengintegrasikan aspek kebudayaan dalam proses pengajaran Tarian Ja’i sekaligus menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran aktif. Selain itu, penelitian ini melibatkan feedback dari siswa dan guru selama tahap uji coba terbatas untuk meningkatkan kualitas materi ajar. Hasil dari feedback ini menunjukkan bahwa siswa merasa lebih termotivasi dan tertarik dalam belajar PJOK ketika diajarkan dengan pendekatan berbasis budaya.
Selanjutnya, penelitian juga merekomendasikan pengembangan modul pelatihan bagi guru-guru PJOK di sekolah-sekolah lain untuk mengadopsi pendekatan serupa. Diharapkan, dengan adanya pengembangan ini, pelestarian budaya lokal dapat menjadi agenda yang lebih luas dan terinspirasi di dalam pendidikan, tidak hanya di SMA Negeri 2 Bajawa, tetapi juga di sekolah-sekolah lainnya. Melalui usaha ini, siswa tidak hanya akan meningkatkan keterampilan fisik mereka, tetapi juga akan lebih menghargai dan memahami warisan budaya yang ada di daerah mereka, sehingga terbentuk generasi yang mencintai dan menghormati budaya lokal.
References
Hapsari, N., Widodo, P., & Lestari, F. (2021). Integrasi Budaya Lokal dalam Pembelajaran Gerak untuk Meningkatkan Kompetensi Motorik Siswa. Jurnal Seni dan Pendidikan Gerak, 6(1), 55–67. https://doi.org/10.53441/jspg.2021.06104
Juliani, R. (2024). Pembelajaran Responsif Budaya dalam Pendidikan Sekolah Menengah: Strategi dan Implementasi. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 13(1), 15–28. https://doi.org/10.56721/jip.2024.13102
Lede, Y., & Fernandez, M. (2021). Analisis Ketersediaan Bahan Ajar PJOK Berbasis Aktivitas Ritmik di Sekolah Menengah. Jurnal Pendidikan Olahraga Nusantara, 5(1), 49–61. https://doi.org/10.52341/jpon.2021.05106
Lopulalan, S. (2020). Kendala Pengembangan Materi Ajar PJOK Berbasis Konteks Budaya Lokal. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 2(2), 88–97. https://doi.org/10.32455/jpji.2020.02204
Mahendra, I., & Sutrio, S. (2021). Kontribusi Pembelajaran PJOK terhadap Perkembangan Sosial dan Kebugaran Siswa Sekolah Menengah. Jurnal Ilmu Pendidikan Jasmani, 9(1), 55–66. https://doi.org/10.54045/jipj.2021.09105
Mbete, A. (2023). Makna Edukatif dan Estetika dalam Tarian Ja’i pada Masyarakat Ngada. Jurnal Budaya dan Pembelajaran, 11(1), 44–56. https://doi.org/10.60121/jbp.2023.11105
Paas, F., & Sweller, J. (2020). Beban Kognitif dalam Pembelajaran Motorik: Implikasi untuk Pengembangan Bahan Ajar PJOK. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(3), 133–145. https://doi.org/10.50122/jpp.2020.12306
Risdianto, H., & Kurniawan, D. (2023). Aktivitas Ritmik sebagai Media Pengembangan Kreativitas dan Kepercayaan Diri Siswa. Jurnal Pendidikan Gerak, 7(2), 77–88. https://doi.org/10.24177/jpg.2023.07207
Riwu, F., & Doni, S. (2023). Respon Siswa terhadap Materi Berbasis Budaya Daerah dalam Pembelajaran PJOK. Jurnal Pendidikan Daerah, 10(2), 88–99. https://doi.org/10.55561/jpd.2023.10208
Rochaniah, S. (2022). Etnopedagogi dalam Pembelajaran: Integrasi Kearifan Lokal untuk Penguatan Identitas Budaya. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara, 4(2), 88–99. https://doi.org/10.52791/jpkn.2022.04208
Saragih, R. (2022). Validasi Ahli terhadap Modul Ritmik untuk Pembelajaran PJOK. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 12(1), 55–67. https://doi.org/10.42111/jep.2022.12104
Sukardi, D. (2021). Pengembangan Bahan Ajar Pendidikan Jasmani: Prinsip, Struktur, dan Implementasi. Jurnal Pendidikan Olahraga Indonesia, 7(1), 45–56. https://doi.org/10.52871/jpoi.2021.07105
Sya’ban, M. (2020). Pengaruh Aktivitas Ritmik terhadap Peningkatan Motorik dan Ritme Gerak Peserta Didik. Jurnal Aktivitas Olahraga, 5(1), 33–42. https://doi.org/10.31232/jao.2020.50103
Tana, M., & Woge, Y. (2021). Integrasi Budaya Lokal dalam Pembelajaran Sekolah untuk Penguatan Identitas Siswa. Jurnal Pendidikan Nusantara, 6(2), 99–110. https://doi.org/10.53233/jpn.2021.06209
Wani, B. (2025). Physical Education Learning Design Through Traditional Boxing “Sagi” Based on Tutorial Videos to Enhance Students' Character Education. Edusience Journal, 12(5) https://doi.org/10.36987/jes.v12i5.7614
Wani, B. et all. (2023). Tinju Adat Sudu Sebagai Bentuk Aktivitas Olahraga
Pada Masyarakat Woe Are Desa Sangadeto Kecamatan Golewa Kabupaten
Ngada. Jurnal Pendidikan Olahraga, 12 (2), 184-202. https://doi.org/10.31571/jpo.v12i2.6699
Wani.B et all, (2024) Analysis Of The Sagi Traditional Boxing Tradition Of
The Libunio Community In Soa District As A Means Of haracter Education In Physical Education Learning At Schools. Junal Halaman Olahraga Nusantara. 7(2), 691-698. https://doi.org/10.31851/hon.v7i2.16280
Wahyudi, A. (2022). Peran Pembelajaran PJOK dalam Mengembangkan Karakter dan Kebugaran Siswa SMA. Jurnal Pendidikan Olahraga, 14(2), 101–112. https://doi.org/10.52321/jpo.2022.14207
Wau, B. (2022). Nilai Gerak dan Struktur Irama dalam Tarian Ja’i sebagai Aktivitas Ritmik Tradisional. Jurnal Seni dan Pendidikan, 4(3), 122–133. https://doi.org/10.54211/jsp.2022.04308
Wahyudi, A., & Prasetyo, H. (2023). Pengembangan Modul Aktivitas Ritmik Berbasis Gerak Tradisional untuk Siswa SMA. Jurnal Riset Pembelajaran, 8(2), 70–82. https://doi.org/10.73219/jrp.2023.08205
Wahyudi, A. (2023). Inovasi Materi Ajar Berbasis Budaya Lokal untuk Pembelajaran PJOK Modern. Jurnal Pengembangan Kurikulum, 5(1), 22–33. https://doi.org/10.61290/jpk.2023.05103
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Marlin Agustina Alfina Gole, Bernabas Wani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



