PENERAPAN BUDAYA KEDISIPLINAN SISWA MELALUI KEGIATAN LITERASI DAN NUMERASI SDK DOKI

Authors

  • Flaviana Pasu STKIP Citra Bakti Ngada
  • Avelina Susanti Neti STKIP Citra Bakti Ngada
  • Anastasia Klarista Bupu STKIP Citra Bakti Ngada
  • Hendrikus So’o STKIP Citra Bakti Ngada
  • Donatus Olga Tana STKIP Citra Bakti Ngada
  • Konstantinus Dua Dhiu STKIP Citra Bakti Ngada

DOI:

https://doi.org/10.31004/cermat.v2i2.227

Keywords:

Budaya Kedisiplinan, Literasi, Numerasi, Sekolah Dasar, Karakter Siswa

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan budaya kedisiplinan siswa sejak dini sebagai fondasi karakter yang kuat dalam dunia pendidikan. Kedisiplinan merupakan salah satu nilai utama yang perlu ditanamkan kepada siswa Sekolah Dasar agar terbentuk pribadi yang bertanggung jawab, teratur, dan mandiri. Salah satu upaya yang dilakukan oleh SDK Doki dalam mewujudkan hal tersebut adalah melalui penerapan kegiatan literasi dan numerasi secara konsisten dan terprogram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan budaya kedisiplinan siswa melalui kegiatan literasi dan numerasi di SDK Doki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas, siswa, dan orang tua siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi dan numerasi yang diterapkan secara rutin di SDK Doki berperan signifikan dalam membentuk budaya kedisiplinan siswa. Kegiatan literasi seperti membaca 15 menit sebelum pembelajaran, penulisan jurnal harian, dan pojok baca kelas mampu melatih siswa untuk bersikap tertib, fokus, dan menghargai waktu. Sementara itu, kegiatan numerasi seperti latihan soal harian, permainan matematika terstruktur, dan pembiasaan berhitung mendorong siswa untuk bersikap teliti, konsisten, dan patuh terhadap aturan. Kedua kegiatan tersebut secara bersama-sama membentuk rutinitas positif yang memperkuat karakter disiplin siswa baik di dalam maupun di luar kelas.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kegiatan literasi dan numerasi dalam rutinitas harian sekolah merupakan strategi efektif dalam membangun budaya kedisiplinan siswa di SDK Doki. Komitmen guru, dukungan kepala sekolah, serta keterlibatan orang tua menjadi faktor kunci keberhasilan program ini.

References

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan budaya kedisiplinan siswa sejak dini sebagai fondasi karakter yang kuat dalam dunia pendidikan. Kedisiplinan merupakan salah satu nilai utama yang perlu ditanamkan kepada siswa Sekolah Dasar agar terbentuk pribadi yang bertanggung jawab, teratur, dan mandiri. Salah satu upaya yang dilakukan oleh SDK Doki dalam mewujudkan hal tersebut adalah melalui penerapan kegiatan literasi dan numerasi secara konsisten dan terprogram. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis penerapan budaya kedisiplinan siswa melalui kegiatan literasi dan numerasi di SDK Doki. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelas, siswa, dan orang tua siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan literasi dan numerasi yang diterapkan secara rutin di SDK Doki berperan signifikan dalam membentuk budaya kedisiplinan siswa. Kegiatan literasi seperti membaca 15 menit sebelum pembelajaran, penulisan jurnal harian, dan pojok baca kelas mampu melatih siswa untuk bersikap tertib, fokus, dan menghargai waktu. Sementara itu, kegiatan numerasi seperti latihan soal harian, permainan matematika terstruktur, dan pembiasaan berhitung mendorong siswa untuk bersikap teliti, konsisten, dan patuh terhadap aturan. Kedua kegiatan tersebut secara bersama-sama membentuk rutinitas positif yang memperkuat karakter disiplin siswa baik di dalam maupun di luar kelas.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi kegiatan literasi dan numerasi dalam rutinitas harian sekolah merupakan strategi efektif dalam membangun budaya kedisiplinan siswa di SDK Doki. Komitmen guru, dukungan kepala sekolah, serta keterlibatan orang tua menjadi faktor kunci keberhasilan program ini.

Downloads

Published

2026-06-13

How to Cite

Pasu, F., Neti, A. S., Bupu, A. K., So’o, H., Tana, D. O., & Dhiu, K. D. (2026). PENERAPAN BUDAYA KEDISIPLINAN SISWA MELALUI KEGIATAN LITERASI DAN NUMERASI SDK DOKI. Cermat : Jurnal Cendekiawan Dan Riset Multidisiplin Akademik Terintegrasi, 2(2), 28–33. https://doi.org/10.31004/cermat.v2i2.227

Issue

Section

Articles

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.