PENGEMBANGAN MODEL EDUKASI PENCEGAHAN HOAKS MELALUI MEDIA SOSIAL

Authors

  • Aden Gunawan Universitas Bosowa
  • Nurhidayanti. S Universitas Bosowa
  • Fadel Fadel Universitas Bosowa
  • Mukhtar Galib STIM Lasharan Jaya Makassar
  • Amiruddin Amiruddin STIM Lasharan Jaya Makassar

DOI:

https://doi.org/10.31004/jrppm.v2i1.255

Keywords:

Literasi Digital, Media Sosial, Hoaks, Fact-Checking, Pengabdian Kepada Masyarakat

Abstract

Penyebaran hoaks melalui media sosial menjadi salah satu tantangan utama dalam kehidupan masyarakat digital karena berpotensi menimbulkan disinformasi, konflik sosial, serta menurunkan kepercayaan publik terhadap informasi yang beredar. Rendahnya literasi digital dan kemampuan masyarakat dalam memverifikasi informasi menyebabkan hoaks semakin mudah diterima dan disebarluaskan. Artikel ini bertujuan mengembangkan model edukasi pencegahan hoaks melalui media sosial sebagai rancangan program pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penguatan literasi digital. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan konseptual melalui analisis dan sintesis berbagai literatur yang berkaitan dengan literasi digital, media sosial, penyebaran hoaks, fact-checking, dan pemberdayaan masyarakat. Hasil kajian menghasilkan model edukasi yang terdiri atas lima tahapan, yaitu analisis kebutuhan masyarakat, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan edukasi, praktik verifikasi informasi (fact-checking), serta evaluasi dan tindak lanjut. Model tersebut dirancang sebagai kerangka sistematis untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali, memverifikasi, dan menyebarluaskan informasi secara bertanggung jawab melalui media sosial. Model konseptual yang diusulkan diharapkan dapat menjadi referensi bagi perguruan tinggi, pemerintah, sekolah, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan dalam merancang program pengabdian yang lebih terstruktur, adaptif, dan berkelanjutan guna memperkuat literasi digital serta mengurangi penyebaran hoaks di masyarakat.

References

APJII. (2024). Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.

European Commission. (2022). The Digital Competence Framework for Citizens (DigComp 2.2): With New Examples of Knowledge, Skills and Attitudes. Publications Office of the European Union.

Galib, M., Haerani, S., Maming, J., & Munir, A. R. (2022). The Effect of Using Social Media Marketing and Market Orientation on the Performance of Culinary MSMEs in Makassar. In Proceeding of The International Conference on Economics and Business (Vol. 1, No. 2, pp. 615-625).

Galib, M., Maulana, Syam, J., & Muharram. (2025). Authenticity and Brand Sensemaking Process: A Narrative Analysis of Marketing Managers in Building Trust Through Long-Term Collaboration with Nano-Influencers. Journal of Marketing Management and Innovative Business Review, 3(2), 146-153. https://doi.org/10.63416/mrb.v3i2.421

Gunawan, A., Ardasanti, A., Amiruddin, & Galib, M. (2025). Peran Financial Technology (Fintech) dalam Meningkatkan Efektivitas Digital Marketing di Era Industri 4.0 . Journal of Marketing Management and Innovative Business Review, 3(1), 110-114. https://doi.org/10.63416/mrb.v3i1.351

Kapoor, K. K., Dwivedi, Y. K., Piercy, N. C., Lal, B., Lim, W. M., et al. (2022). Advances in social media research: Past, present and future. Information Systems Frontiers, 24(5), 1519–1557.

Kemendikbudristek. (2024). Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2024. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.

OECD. (2023). OECD Digital Economy Outlook 2023. Organisation for Economic Co-operation and Development.

Pennycook, G., & Rand, D. G. (2021). The psychology of fake news. Trends in Cognitive Sciences, 25(5), 388–402.

Tandoc, E. C., Lim, Z. W., & Ling, R. (2018). Defining “fake news”: A typology of scholarly definitions. Digital Journalism, 6(2), 137–153.

UNDP. (2021). Digital Strategy 2022–2025. United Nations Development Programme.

UNESCO. (2023). Media and Information Literacy: Think Critically, Click Wisely!. UNESCO.

Vosoughi, S., Roy, D., & Aral, S. (2018). The spread of true and false news online. Science, 359(6380), 1146–1151.

Wardle, C., & Derakhshan, H. (2017). Information Disorder: Toward an Interdisciplinary Framework for Research and Policy Making. Council of Europe.

We Are Social. (2025). Digital 2025: Global Overview Report. We Are Social & Meltwater.

Downloads

Published

2026-07-13

How to Cite

Gunawan, A., S, N., Fadel, F., Galib, M., & Amiruddin, A. (2026). PENGEMBANGAN MODEL EDUKASI PENCEGAHAN HOAKS MELALUI MEDIA SOSIAL. Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 83–87. https://doi.org/10.31004/jrppm.v2i1.255

Similar Articles

<< < 1 2 3 4 5 

You may also start an advanced similarity search for this article.