Pembelajaran Musik Inklusi Untuk Meningkatkan Keterlibatan Sosial Siswa di SMPN 5 Bajawa

Authors

  • Paulina Mbena STKIP Citra Bakti
  • Dorkas Wello STKIP Citra Bakti
  • Ferdinandus Bate Dopo STKIP Citra Bakti

DOI:

https://doi.org/10.31004/jrppm.v1i4.165

Keywords:

Musik inklusi, keterlibatan sosial, siswa, SMPN 5 Bajawa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran musik inklusi dalam meningkatkan keterlibatan sosial siswa yang tidak terpilih dalam kegiatan sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap proses pembelajaran musik inklusi dan interaksi sosial siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran musik inklusi mampu menciptakan ruang belajar yang aman, kolaboratif, dan partisipatif bagi seluruh siswa tanpa membedakan kemampuan maupun latar belakang. Melalui aktivitas ritme sederhana, latihan vokal kelompok, serta eksplorasi musik lokal, siswa menunjukkan peningkatan rasa percaya diri, kemampuan berinteraksi, kerja sama kelompok, dan partisipasi aktif dalam pembelajaran. Pembelajaran musik inklusi tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengembangan musikal, tetapi juga sebagai medium efektif dalam membangun keterlibatan sosial siswa. Temuan ini memberikan implikasi bahwa sekolah perlu mengembangkan pembelajaran seni berbasis inklusi sebagai bagian dari upaya menciptakan budaya sekolah yang adil dan partisipatif.

References

Abeles, H. F. (2010). Music for all: Inclusion and diversity in music education. Journal of Music Education, 97(2), 23–35.

Azzahrowaini, L., & Faishal, M. D. (2025). Strategi meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pandangan teori tingkatan kebutuhan Abraham Maslow. Ma’rifatuna: Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam.

Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice Hall.

Becker, H. S. (1963). Outsiders: Studies in the sociology of deviance. Free Press.

Booth, T., & Ainscow, M. (2002). Index for inclusion: Developing learning and participation in schools. Centre for Studies on Inclusive Education.

Booth, T., & Ainscow, M. (2011). Index for inclusion: Developing learning and participation in schools. CSIE.

Bronfenbrenner, U. (1979). The ecology of human development: Experiments by nature and design. Harvard University Press.

Darrow, A. A. (2006). The role of music in inclusive education. General Music Today, 19(3), 20–23.

Deci, E. L., & Ryan, R. M. (1985). Intrinsic motivation and self-determination in human behavior. Plenum Press.

Eriksson, L., & Granlund, M. (2004). Perceived participation: A comparison of students with disabilities and students without disabilities. Scandinavian Journal of Educational Research, 48(4), 367–388.

Forlin, C. (2014). Inclusive education: Professional development for teachers. Routledge.

Frederickson, N. L., & Furnham, A. F. (2001). The long-term stability of sociometric status classification. Journal of Child Psychology and Psychiatry, 42, 581–592.

Freiberg, H. J. (1999). School climate: Measuring, improving, and sustaining healthy learning environments.

Hallam, S. (2015). The power of music: A research synthesis. International Journal of Music Education, 28(3), 269–289.

Heryanti, Y., & Nurhayati, S. (2023). Nurturing Self-Esteem in Early Childhood. Journal of Education Research, 4(4), 1974–1981.

Hurlock, E. B. (1980). Developmental psychology: A life-span approach. McGraw-Hill.

Maslow, A. H. (1954). Motivation and personality. Harper & Row.

Koster, M., Nakken, H., Pijl, S. J., & Van Houten, E. (2009). Being part of the peer group: A literature study focusing on the social dimension of inclusion in education. International Journal of Inclusive Education, 13(2), 117–140.

Kustawan, D. (2013). Pendidikan inklusif dan implementasinya di Indonesia. Jakarta: Luxima Metro Media.

Mulyatno. (2022). Pembelajaran aktif dan pengembangan partisipasi siswa. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Ni’matuzahroh, & Nurhamida. (2016). Pendidikan inklusif: Konsep dan aplikasi dalam pembelajaran. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang Press.

Rose, R., & Howley, M. (2007). The practical guide to special educational needs in inclusive primary classrooms. London: Paul Chapman Publishing.

Swanwick, K. (2002). A basis for music education. London: Routledge.

UNESCO. (1990). World declaration on education for all and framework for action to meet basic learning needs. Paris: UNESCO.

Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.

Woolfolk, A., & Kolter, J. (2009). Educational psychology: Active learning edition. Boston: Pearson Education

Downloads

Published

2026-01-30

How to Cite

Mbena, P., Wello, D., & Dopo, F. B. (2026). Pembelajaran Musik Inklusi Untuk Meningkatkan Keterlibatan Sosial Siswa di SMPN 5 Bajawa. Jurnal Riset Pendidikan Multidisiplin Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(4), 76–81. https://doi.org/10.31004/jrppm.v1i4.165

Similar Articles

1 2 3 4 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.