MENJAGA TOLERANSI DI TENGAH KEBERAGAMAN: POLA INTERAKSI SOSIAL DAN MODAL SOSIAL PADA MASYARAKAT MULTIKULTURAL
DOI:
https://doi.org/10.31004/jrppm.v2i1.218Keywords:
toleransi, masyarakat multikultural, interaksi sosial, modal sosial, integrasi sosial.Abstract
Indonesia merupakan negara multikultural yang memiliki kemajemukan suku, agama, ras, dan budaya. Kemajemukan tersebut dapat menjadi kekuatan sosial, tetapi juga berpotensi memunculkan konflik apabila tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola interaksi sosial asosiatif dan peran modal sosial dalam menjaga toleransi pada masyarakat multikultural. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap 25 informan yang terdiri atas tokoh agama, tokoh adat, aparatur pemerintah, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toleransi sosial dibangun melalui interaksi sosial yang bersifat inklusif, seperti kerja sama ekonomi, gotong royong, dan solidaritas sosial antarwarga. Selain itu, modal sosial berupa kepercayaan, norma resiprositas, dan jaringan sosial berperan penting dalam memperkuat integrasi sosial masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa toleransi dalam masyarakat multikultural dapat dipertahankan melalui penguatan nilai-nilai lokal, komunikasi sosial yang baik, serta mekanisme penyelesaian konflik secara kekeluargaan.
References
Bourdieu, P. (1986). The forms of capital. Greenwood.
Gillin, J. L., & Gillin, J. P. (1954). Cultural Sociology. The Macmillan Company.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis (3rd ed.). Sage Publications.
Putnam, R. D. (2000). Bowling Alone: The Collapse and Revival of American Community. Simon and Schuster.
Simmel, G. (1955). Conflict and The Web of Group Affiliations. Free Press.
Rohman, B. (2022). Meneguhkan Toleransi dalam Masyarakat Plural melalui Kompetensi Penyuluh Agama dalam Pelayanan Umat. Jurnal Bimas Islam, 15(1). https://doi.org/10.37302/jbi.v15i1.530
Wijaksono, A. (2023). Ethnic and Religious Tolerance in Indonesia. Journal of Developing Economies, 8(2). https://doi.org/10.20473/jde.v8i2.46417
Arifin, A. L., Deastri, L. H., Nugroho, J., & Adi, I. N. (2024). Menggagas kebhinekaan: Pemuda sebagai pilar toleransi agar berdaya saing. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(1). https://doi.org/10.38035/rrj.v7i1.1197
Mas’ud, F., Benu, A., Loo, W. R., Angul, K. D., Bria, E. A., Soemowinoto, S. R., & Nafa, A. S. (2025). Multikulturalisme di Indonesia: Analisis Toleransi dan Konflik Sosial dalam Masyarakat Beragam. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4). https://doi.org/10.23969/jp.v10i04.40005
Prakoso, F. A., & Maulana, R. A. (2025). Relasi Nilai Keagamaan dan Toleransi Sosial dalam Masyarakat Multikultural: Studi Empiris di Kota Manado. PERSEPTIF: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 3(4), 166–173. https://doi.org/10.70716/perseptif.v3i4.447
Nofrianti, Y., Syamsir, S., Amanda, N., Salsabila, T., Alghiffari, H., Yudanur, R. M. Z., & Syahputra, M. A. (2024). Konflik dan Integrasi Sosial dalam Masyarakat Multikultural di Indonesia: Sebuah Studi Literatur. Kultura: Jurnal Ilmu Hukum, Sosial, dan Humaniora.2(7), 161–171.
Faizal, L., Wakhid, A. A., & Qohar, A. (2023). Problem relasi dialektis dan toleransi antar umat beragama dalam masyarakat multikultural. Al-Adyan: Jurnal Studi Lintas Agama, 18(1). https://doi.org/10.24042/al-adyan.v18i1.12243
Waruwu, D., Nyandra, M., & Erfiani, N. M. D. (2020). Pemberdayaan modal sosial sebagai model pencegahan radikalisme untuk menciptakan harmoni sosial di Bali Jurnal Kajian Bali, 10(2), 515–536.
Coleman, J. S. (1988). Social capital in the creation of human capital. American Journal of Sociology, 94, S95–S120.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design (4th ed.). Sage Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jelita Jelita, Sastriana Sastriana, Aisyah Melani Putri, Suryati Suryati, Candra Kirana, Nur Anisa Jannah, Tasya Pramukti, Aliyyah Khorunissa, Intan Sari Ayu, Tessya Sofia Permata, Anggun Agustina, Muhammad Daffa, M. Agung Renaldi, Ferdinan Farenzi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



