HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN POLA ASUH IBU TENTANG SKRINING PENYIMPANGAN EMOSIONAL PADA ANAK USIA 36-72 BULAN MENGGUNAKAN KMPE DI PAUD AN NI’MAH
DOI:
https://doi.org/10.31004/cermat.v2i1.212Keywords:
pengetahuan; pola asuh; ibu; KMPE; skrining emosional; anak usia diniAbstract
Pengetahuan dan pola asuh ibu merupakan faktor penting dalam perkembangan emosional anak usia dini. Kurangnya pemahaman ibu dan pola asuh yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko terjadinya penyimpangan emosional pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan pola asuh ibu dengan hasil skrining penyimpangan emosional anak usia 36–72 bulan menggunakan Kuesioner Masalah Perilaku Emosional (KMPE) di PAUD An Ni’mah. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 17 ibu dan anak usia 36–72 bulan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner pengetahuan ibu, kuesioner pola asuh, dan KMPE. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Gamma. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan hasil skrining KMPE dengan nilai p-value 0,000 serta terdapat hubungan antara pola asuh ibu dengan hasil skrining KMPE dengan nilai p-value 0,000. Anak dengan ibu yang memiliki pengetahuan baik dan menerapkan pola asuh demokratis cenderung memiliki perkembangan emosional yang normal. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan pola asuh ibu berhubungan dengan hasil skrining penyimpangan emosional anak usia dini. Oleh karena itu, peningkatan pengetahuan dan penerapan pola asuh yang tepat perlu diperkuat sebagai upaya pencegahan dini masalah emosional anak.
References
Anuar, A. A. (2020). Pengaruh keberfungsian keluarga terhadap masalah emosional remaja. Universitas Muhammadiyah.
Arista, D. M., Nurvitriana, N. C., Wijayanti, K., Mustofa, V. F., Khusmitha, Q. N., & Wahyuni, S. (2025). Deteksi dini perkembangan anak usia dini dengan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 115–125. https://doi.org/10.24198/kumawula.v8i1.56089
Assyifa, A., & Herwanto. (2023). Pengaruh pola asuh terhadap perkembangan sosial emosi usia 3–5 tahun di Puskesmas Walantaka. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(3), 1881–1888.
Bourgeois, A., & Wendland, J. (2024). Mental health disorder in preschool children: Do we have the best tools possible to detect it? Neuropsychiatrie de l’Enfance et de l’Adolescence, 72, 182–193.
Giyaningtyas, I. J., & Widiyatmini, H. (2025). Deteksi dini kesehatan mental emosional anak usia sekolah di sekolah dasar wilayah Karang Kitri. Abdira Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 902–907.
Hanifah, L., Sab’ngatun, Setyorini, C., Putri, A. P., & Fitriani, E. A. (2025). Skrining kesehatan mental pada anak: Scoping review. Jurnal Kebidanan Indonesia, 16(1), 180–197.
Hanifah, L., Yulfitri, I., Ekowati, S. P., Sari, C. F., & Retnoningrum, D. A. P. (2023). Pemeriksaan deteksi dini mental emosional pada anak usia 36–60 bulan. Jurnal Peduli Masyarakat, 5(4), 481–487.
Hurlock, E. B. (2018). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Jakarta: Erlangga.
Ifalahma, D., Mat Daud, N. A. B., Handayani, A. A. P., & Zamrina, N. S. (2025). Improving the skills of toddler posyandu cadres through the Siempro detection system. Jurnal Kesehatan, 16(1), 34–44.
Ishaac, M., Hidayat, M. F., & Mubarak, M. Z. (2024). Pengaruh pendidikan Islam terhadap perkembangan emosional anak: Perspektif psikologi pendidikan dalam keluarga dan sekolah. Al-Athfal, 5(2), 373–392.
Jusiene, R., Breidokiene, R., Baukiene, E., & Rakickiene, L. (2025). Emotional reactivity and behavioral problems in preschoolers. Children, 12(2), 188. https://doi.org/10.3390/children12020188
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Pedoman pelaksanaan stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman stimulasi, deteksi dan intervensi dini tumbuh kembang anak (SDIDTK). Jakarta: Kemenkes RI.
Kiros, K. M., Amare, T. A., Kidanu, K. G., Welu, S. G., Gerlase, D. B., & Ali, J. S. (2025). Emotional and behavioral problems among preschool children. Scientific Reports, 15, 36077. https://doi.org/10.1038/s41598-025-19987-4
Koning, N. R., Büchner, F. L., Vermeiren, R. R. J. M., Crone, M. R., & Numans, M. E. (2019). Identification of children at risk for mental health problems. EClinicalMedicine, 15, 89–97. https://doi.org/10.1016/j.eclinm.2019.09.007
Kurniawati, B. H., Yuliavita, S., & Pambudi, W. (2024). Skrining kesehatan dan tumbuh kembang anak usia prasekolah. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 7(2), 215–222.
Nesy, A. M., & Pujaningsih, P. (2023). Deteksi dini tumbuh kembang pada anak usia prasekolah. Jurnal Obsesi, 7(4), 4682–4689. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4517
Notoatmodjo, S. (2021). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Noya, F., Longgupa, L. W., & Sitorus, S. B. M. (2022). Skrining penyimpangan perilaku emosional anak umur 36–72 bulan menggunakan KMPE. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(4), 3201–3209. https://doi.org/10.31764/jmm.v6i4.9493
Permaida, Noviantari, K., Silalahi, M., & Zendrato, M. L. V. (2024). Pentingnya kesehatan jiwa anak sejak dini. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(5), 4308–4317. https://doi.org/10.31764/jmm.v8i5.25725
Pratiwi, A., Istiana, E., Wasliah, D., & Romadonika, I. (2023). Penyuluhan kesehatan deteksi dini tumbuh kembang mental emosional anak. JILPI, 2(2), 389–398.
Radomski, A. D., Polihronis, C., Cloutier, P., Beaudin, K., & Cappelli, M. (2025). Brief multidimensional screening tools for young children’s mental health. BMC Primary Care, 26(199). https://doi.org/10.1186/s12875-025-02869-z
Rangkuti, W. F. S., et al. (2023). Development and use of KMPE mobile-based instrument. International Journal of Health Sciences, 6(S9), 4729–4735. https://doi.org/10.53730/ijhs.v6nS9.14021
Santrock, J. W. (2020). Life-span development (17th ed.). New York: McGraw-Hill.
Sari, N., Handayani, R., & Lestari, D. (2023). Deteksi dini masalah perilaku emosional anak prasekolah menggunakan KMPE. Jurnal Keperawatan Anak, 11(2), 85–92.
Salsabela, E., Khumaeroh, S., & Widjayatri, R. D. (2022). Perkembangan sosial emosional anak prasekolah dengan KMPE. ABATA, 2(2), 191–198.
Toha, R. M., & Herawati, Y. (2024). Hubungan pola pengasuhan responsif dengan perkembangan perilaku emosi anak usia dini. Jurnal Kebidanan STIKes Dharma Husada.
Utami, N. W., & Lestari, P. (2020). Peran orang tua dalam pemantauan perkembangan emosional anak usia prasekolah. Jurnal Keperawatan Anak, 5(2), 89–97.
Weitzman, C., et al. (2025). Promoting optimal development: Screening for mental health problems. Pediatrics, 156(3).
Winarsih, S., Nikmawati, N., & Suprihatiningsih. (2017). Studi deskriptif deteksi dini penyimpangan mental emosional anak usia 36–72 bulan. Jurnal Kebidanan, 6(14).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Septika Yani Veronica, Anisa Wahyuni P, Andini Maretha A, Dina Nur Hasanah, Vina Desita Sari, Anna Mulita Suni, Tia Aulia Novitria, Sumiyati Sumiyati, Riska Cici L, Selinda Indrianti, Aullya Ajeng P, Fadillah Risma D, Evi Oktavia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




